portugal

FIFA – PORTUGAL

portugal

Berikut ini adalah profil team sepakbola dari Negara Portugal yang termasuk dalam federasi FIFA. Tim nasional sepak bola Portugal ialah tim yang mewakili Portugal dalam kejuaraan sepak bola internasional. Saat ini timnas Portugal termasuk di antara yang terkuat di dunia, dengan pemain-pemain semacam Ricardo Carvalho, Cristiano Ronaldo, & Nani. Prestasi terbaik ialah menjuarai Piala Eropa 2016 & meraih lokasi ke-4 di Piala Dunia FIFA 2006

Hasil Piala Dunia Sebelumnya

pada tahun 1930 timnas Portugal Tidak ikut piala dunia kemudian
pada tahun 1934 hingga 1962 team portugal pun tidak ikut piala dunia karena tidak lolos
baru pada tahun 1966 team portugal mengikuti piala dunia dan langsung memperoleh Peringkat ketiga
pada tahun 1970 hingga 1982 portugal Tidak lolos kualifikasi
1986 – Babak ke-1
1990 hingga 1998 – Tidak lolos
2002 – Babak ke-1
2006 – Peringkat keempat
2010 – Babak ke-2
2014 – Babak ke-1

Tahun 2016, ialah tahun bersejarah untuk rakyat Portugal. Terutama untuk dunia persepakbolaan mereka. Sebab di tahun ini, kesebelasan nasional Portugal guna kesatu kalinya akhirnya dapat jadi juara Piala Eropa.

Dan, untuk salah satu bintangnya, Cristiano Ronaldo, tahun 2016, ialah tahun yang paling manis dan bermakna. Bagaimana tidak, di puncak karirnya, di masa keemasannya, ia dapat menorehkan sejarah. Memberi sesuatu yang berharga untuk negaranya, untuk rakyatnya yang oleh semua pendahulunya tidak berhasil diberikan.

Padahal sebelum era Ronaldo, Portugal punya sederet bintang lapangan hijau yang tak kalah talentanya. Ada Luis Figo, Rui Costa, dan jauh sebelumnya terdapat Eusebio. Saat itu, Portugal pun disegani. Gaya permainannya sering disebut serupa tim Samba Brasil. Hingga Portugal pun bisa julukan Brasilnya Eropa.

Tapi, walau hebat di lapangan hijau, kesebelasan nasional Portugal belum pernah gemilang. Di ajang Piala Dunia, belum sekalipun mengusung trophi. Pun di ajang Piala Eropa.
Prestasi sangat mentereng sebelum Portugal kesudahannya menjuarai Piala Eropa 2016, ialah saat kesebelasan yunior negara itu menjadi juara pada ajang Piala Dunia U-20 secara beruntun yakni pada tahun 1989 dan 1991.

Sementara di level senior, Portugal mentok jadi finalis Piala Eropa. Dan di ajang Piala Dunia 2006 di Jerman, Portugal melaju sampai ke semifinal. Baru pada tahun 2016, di era Ronaldo, sejarah berpihak. Portugal jadi Juara Piala Eropa setelah mengungguli tim nasional Perancis di partai puncak.

Tapi ada kenyataan menarik dari perjalanan kesebelasan Portugal dipentas sejarah sepakbola. Fakta menarik tersebut dibeberkan oleh sebuah kitab berjudul, ” Football Villains” yang ditulis oleh Owen A McBall. Dalam kitab itu, Owen tidak sedikit mengulas sisi-sisi beda dunia sepakbola yang acapkali tak diketahui khalayak ramai. Salah satunya mengenai Portugal.

Dalam kitab itu dibeberkan, hingga memasuki dasawarsa 60-an, kesebelasan nasional Portugal, bukanlah kesebelasan yang ditakuti. Bahkan dirasakan tim ‘gurem’. Kekalahan demi kekalahan diderita. Bahkan sejumlah kali, kesebelasan nasional Portugal dipermalukan sebab kalah paling* telak.

Misalnya, dalam kualifikasi Piala Dunia 1934, Portugal kalah menyesakan dari Spanyol. Tim Matador ketika tersebut mencukur Portugal dengan skor 9-0. Lalu kekalahan super telak pulang di derita Portugal pada tahun 1974, ketika digunduli Inggris dengan skor 10-0. Dan, pada ajang kualifikasi Piala Dunia 1954, Portugal pulang menelan pil kekalahan yang paling pahit, di sungkurkan Austria dengan skor 9-1.

Namun lantas di mula dekade 60-an, sepakbola Portugal mulai bangkit. Muncul talenta-talenta hebat di lapangan hijau. Saat itu, mereka kedatangan semua pemain yang berasal dari Mozambik, negara jajahan mereka. Eusebio dan Mario Coluna ialah dua orang berdarah Mozambik yang dapat dikatakan mengolah wajah persepakbolaan Portugal.

Lewat, Benfica, klub di Liga Portugal, negara itu mulai menunjukan taringnya. Hingga lantas merajai persaingan di Eropa, dengan menjuari Piala Champion pada tahun 1961 dan 1962. Pada tahun 1966, Portugal kesatu kali lolos ke ajang pesta sepakbola sangat akbar sejagad : Piala Dunia di Inggris. Meski tak jadi juara, kalah oleh Inggris dibabak semifinal, tapi di antara pemainnya yaitu Eusebio dinobatkan jadi pemain terbaik. Taji Portugal makin tajam. Pada 1984, mereka sukses menjadi finalis Piala Eropa. Sayang tidak berhasil¬† juara. Tapi kekalahan telak, bahkan dapat dikatakan kekalahan tak masuk akal itu, jadi salah satu daftar* ‘memalukan’ kesebelasan nasional Portugal di pentas sejarah sepakbola dunia.

SHARE
Previous articleFIFA – ENGLAND

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here